Rerinduan Lalu

Rindu yang terbata-bata 
Bunyinya hanya didalam hati saja 
Namun seutas kata tak berani mengepaknya 
Malu, sekaligus perih dalam rongga dada 

Malam pun tau 
Ada rindu yang terselip diantara masa lalu 
Harum kenangan yang tertutup kelambu 
Aku, masih diam termenu 

Jiwaku terhempas rasa yang tertinggal 
Bersama candu yang masih asik menikam 
Kekasih, cahayaku redup dan terpenggal 
Mengingat rindu, yang kini semakin tajam menghantam~

Tinggalkan komentar