Ketika

Biar aku redupkan lampu kamarmu Ada yang ingin aku sampaikan lewat kegelapan Kau tak perlu banyak berpikir, tentang apa? Pejamkanlah matamu, sebentar saja Kau, aku, tahu cinta itu sederhana, bukan? Ya, seperti bisikkan-bisikkanku kali ini Tapi aku memaknai luar biasa di setiap jatuhnya Ya, ketika aku jatuh cinta, padamu. ~

Simbiosis Sunyi

Selembar daun tak bisa merayakan sepi tanpa dijatuhkan ranting Sebutir pasir tak mampu mengkhidmati sunyi tanpa didesirkan oleh angin Serimtik gerimis tak akan berani menabrakkan diri pada keras aspal bila tak ditemani rintik lainnya Namun setetes air mata, kita tak pernah mengira bahwa ia begitu berani menjatuhkan diri, sekalipun sendiri, karna sunyi telah begitu hebat […]

Meluruh

Pada jingga senja yang perlahan tenggelam Senyumanmu, ialah hal yang masih aku pikirkan Sebagai getaran yang entah namun meluruh di selungkup jiwa Tatkala malam bersiap menelanjangi segala aksara kerinduan Pahamilah, aku serupa jemari yang mendoakanmu dengan tabah Bibir yang tak kenal lelah, untuk menguxap namamu, di dalam sela doa Kekasih, jika malam ini aku terjaga […]

Hujan

Di depan pintu rumah Hujan menghempas, ke sana, ke mari Aku menatapnya dengan mata yang megah Barangkali ada tetes yang mewakilkan suasana isi hati ini Rerintik menemaniku belajar Untuk kesekian kali, belajar mengeja namamu Dengan penuh sabar Tanpa ada asa untuk menyerah mengagumimu Kasih, jika hari tak lagi fajar Biarkanlah segal berganti gelap Akan aku […]

Gigil Jemari

Mata yang serupa cahaya Telah jelma bersama dusta Yang semula memerah diufuk senja Kini hanyalah sampah dari tiap prasangka Bujur htimu yak lagi aku Tapi kau tahu, aku menunggu Benakmupun tak lagi aku tapi dzikirku menyayat perlahan namamu Wahai jiwa yang bersumpah atas nama senja Bantu aku hela nafas di atas prahara Dari butir-butir cerita […]

Melamunkan Senja

: Dari Rafael Yanuar ( @opiloph ) : Kepada Amresza di Jakarta Aku selalu mengenal senja di kotamu meski musim sedang hujan, seperti pula kenangan di hati kita Aku senang menengadah , menangkap cahayanya di mana rindu biasa berguguran lalu hinggap di telapak tangan kita Aku bahagia bilamana engkau menjadi kenangan kecil seperti juga hal-hal […]

Malam Ini Entah Kenapa Aku Begitu Ingin Menjadi Kamu

Malam ini entah kenapa aku begitu ingin menjadi kamu; Aku ingin menjadi matamu, mencari tahu bagaimana caramu menatap dan memperhatikanku Aku ingin menjadi pikiranmu, merasakan bagaimana ketika engkau memikirkanku dengan segala ketidaktahuanku Aku ingin menjadi detak jantungmu, mengkhidmati segala debarnya saat berpapasan denganku, dengan atau tanpa keinginanmu Kemudian aku ingin menjadi sesuatu yang tak mampu dipahami oleh dirimu sendiri; […]

Hujan Awal Februari

Tiba-tiba saja hujan itu turun Seketika membasahi terotoar-terotoar di tepi jalan Lalu menjadi lamunan para peneduh pada halte yang penuh coretan Serupa kenangan yang memaksa menepi untuk sekadar diingat Seorang dari peneduh itu, aku Adalah orang yang memandang jauh ke seberang jalan Ku lihat hujan begitu deras menabrakkan dirinya pada aspal jalanan ibu kota Menampar […]

Satu Demi Satu Mengingatmu

1 detik ketika aku mengingatmu; tak ada yang berbeda, segalanya masih sama, seperti detik-detik sebelumnya 1 menit ketika aku mengingatmu; kau sepintas kilat, begitu saja, cahaya yang melaju cepat pada bait pikiranku 1 jam ketika aku mengingatmu; kau mulai hadir kembali dan duduk manis di antara hati dan pikiranku, hanya diam dan tersenyum 1 hari […]

Memikirkanmu, Setiap Waktu

Mungkin aku tak akan merasa sepi tanpamu; seperti malam, tak pernah merintih sekalipun sunyi enggan pergi Mungkin aku bisa tak memikirkanmu; seperti malam ini, aku tak ingat bagaimana cara mengingatmu Atau mungkin aku bisa tak menangisimu; seperti malam ini, aku telah lupa bagaimana caranya menitihkan air mata Tapi tak akan mungkin Kau bilang; jadilah diri […]