Pemetik Luka
Kita ialah pemetik luka Melamun menikmati hujan Pada temanggu remang cahaya yang berhiruk-pikuk Dihadapkan dengan jutaan tetes kesedihan, hujan Lihatlah basahnya menyeluruh Menyirami tandus-tandus tanah yang terbiasa kepanasan Lihatlah kilat petir menyambar bersamaan Membelah langit malam dengan ledakan yang menghujamkan Aku, mengenang kenanganku Kamu, mengenang kenanganmu Kita, dua hal yang tak berpikiran untuk saling membuat […]