Pemetik Luka

Kita ialah pemetik luka
Melamun menikmati hujan
Pada temanggu remang cahaya yang berhiruk-pikuk
Dihadapkan dengan jutaan tetes kesedihan, hujan

Lihatlah basahnya menyeluruh
Menyirami tandus-tandus tanah yang terbiasa kepanasan
Lihatlah kilat petir menyambar bersamaan
Membelah langit malam dengan ledakan yang menghujamkan

Aku, mengenang kenanganku
Kamu, mengenang kenanganmu
Kita, dua hal yang tak berpikiran untuk saling membuat kenangan baru
Selagi tuhan memperkenankan, biar aku jajaki hatimu yang lama terhempaskan

Hujan tak akan sesedih ini
Jika saja kita lebih mengerti perihal saling memahami
Pun semua adalah hal yang tak mungkin
Pada akhirnya, kita hanyalah dua penikmat hujan, yang berantakan.~

Kawan

Suaramu ramaikan isi hati 
Menjadikan hari lebih berarti 
Datangkan rasa untuk saling berbagi empati 
Menghapus gundah merobek sunyi 

Wahai kawan, biarkan kepahitan menjadi pelajaran 
Biarkan manis cerita menjadi kenangan 
Bawa aku terbang jauh menembus jagat raya 
Membawa setiap senyum kabar gembira 

Karnamu aku ada disini 
Menemaniku disetiap sepi 
Pembuat tawa dikala aku hampir mati 
Mati terkikis erosi hati 

Andai ini merupakan sebuah akhir 
Sungguh ku harap jangan terjadi perpisahan 
Karna kau yg selalu membuatku berpikir 
Menjadi yang terbaik dimasa depan 

Kau berikan tiap waktu untuk bersama 
Menjunjung tinggi rasa keluarga 
Menjadikan kita suatu peran dalam cerita 
Cerita yang indah mempesona dan berakhir bahagia 

Debur ombak pantai malam ini menjadi saksi 
Betapa erat detakan setiap nadi 
Penyatu jiwa dalam setiap emosi 
Cerahkan hati yang hampir mati~

Ranah

Senja 
Larut dengan melodi menggana 
Lebur hatiku tak lagi terbata-bata 

Dalam hitam semua keluh 
Tiada rebah alunan gemuruh 

Merahmu diam termenu 
Menyungkur tanah terkubur debu 

Senja 
Aku sunyi 
Tiada jati diri 

Senja 
Aku menapak dalam kehausan Senja 
Semua hitam ditelan malam, 
aku tetap sendirian~

Mengecap Ketakutan

Aku, pelataran hati yang tak terjamak 
Setiap langkahnya penuh dengan pasak 
Dari kutub-kutub yang tak pernah bersentuhan 
Itulah julang setiap gerik dan hembusan 

Sunyi, tak pernah pergi dari singgahnya 
Menjadi teman antara malam dan pagi 
Bersama kuntum rerontok layu 
Bersama nafas yang melabu 

Nampak cahaya senja memerah 
Menutup ruang untuk mencuri rasa 
Wajahmu, ialah pelangi yang meredam 
Begitu pula cinta yang tak kunjung padam 

Kias mawar merekah berharuman 
Menitih cerita tentang hidup dan mati 
Sekejap mata tak terpungkiri 
Menahan rindu mengeluh kehausan 

Wajahnya berselimut kabut 
Kabut cinta namun semeraut 
Tak ada lagi sedikit tumpu 
Penyanggah hati yang begitu bisu 

Perangai semesta tampak dalam kemaslahatan 
Cahayanya berkedap-kedip bak kunang ditelan subuh 
Pun akhirnya redup, akan ada cerita yang berantakan 
Kepingnya tak lengkap, terbawa gemuruh berdesah keluh 

Kecipluk damai makin sendu tak terhela 
Rona pun menitir dari lubang kesepian 
Ah, semua berubah tat kala dusta 
Mengecap segala, menggema ketakutan 

Meleburlah jiwa-jiwa yang ranum 
Ragamu tak lagi guna 
Hanya jadi hati yang maksum 
Merambah tiada gelora 

Tulang-belulangnya teronggok peluk bumi 
Mendekam hangat gebyar sunyi 
Terbaring, tanpa jati diri 
Semakin semu, semakin mati~

Rerinduan Lalu

Rindu yang terbata-bata 
Bunyinya hanya didalam hati saja 
Namun seutas kata tak berani mengepaknya 
Malu, sekaligus perih dalam rongga dada 

Malam pun tau 
Ada rindu yang terselip diantara masa lalu 
Harum kenangan yang tertutup kelambu 
Aku, masih diam termenu 

Jiwaku terhempas rasa yang tertinggal 
Bersama candu yang masih asik menikam 
Kekasih, cahayaku redup dan terpenggal 
Mengingat rindu, yang kini semakin tajam menghantam~

Hello world!

Welcome to WordPress.com. After you read this, you should delete and write your own post, with a new title above. Or hit Add New on the left (of the admin dashboard) to start a fresh post.

Here are some suggestions for your first post.

  1. You can find new ideas for what to blog about by reading the Daily Post.
  2. Add PressThis to your browser. It creates a new blog post for you about any interesting  page you read on the web.
  3. Make some changes to this page, and then hit preview on the right. You can always preview any post or edit it before you share it to the world.